Share this story

Awas, Inter, hati dan pikiran Conte teguh pada Chelsea

chelsea-manager-antonio-conte

Setelah membimbing Chelsea ke peraihan gelar Liga Premier, pelatih, Antonio Conte membunyikan lonceng, secara harafiah, pada satu “pelamar” yang gigih.

Kontrak yang menggiurkan telah ditawarkan oleh klub Serie A, Inter Milan, untuk mendapatkannya sebagai pelatih mereka dan membuatnya berpaling dari Blues.

Chelsea menjuarai turnamen papan atas Inggris, dengan Conte mendalangi peraihan gelar dalam kali pertamanya di Stamford Bridge.

Kami penasaran apa dia akan berpikir untuk meninggalkan klub London ini dan kembali ke tanah kelahirannya, Italia.

Tapi bagai lalat yang menyebalkan, Inter mengusahakan segalanya untuk menggaet Conte ke klub mereka.

Meskipun Chelsea mengatakan ke klub Italia ini bahwa mereka tidak berpeluang untuk merebut Conte, Inter tetap menjadikan Conte target utama mereka sebagai pelatih.

Kabar di Italia menyatakan bahwa pelatih Roma, Luciano Spalletti, juga diincar di Inter, tapi itu hanya akan terjadi kalau semua usaha untuk meraih Conte gagal.

Conte, 47, yang bermain sebagai gelandang untuk Lecce dan Juventus, selama masanya sebagai pemain, tidak terusik oleh tindakan Inter yang agak menyebalkan – bayangkan ditelepon tiga kali dalam 10 hari terakhir?

Jelas sekali saat ini bahwa hati dan pikiran Conte milik Chelsea.

Dia mengakui bahwa keterbukaan para pemainnya untuk menerima strateginya sangat berkontribusi pada kesuksesan mereka.

“Saya menemukan para pria yang hebat, para pemain yang bagus sekali di Chelsea,” ungkapnya.

Dan dalam indikasi yang bisa berarti dia sedang menolak semua tawaran dari Inter, dia berkata: “Saya terikat kontrak dengan Chelsea, untuk dua tahun. Ini logis saat kita mulai bekerja di klub baru, niatnya adalah untuk terus bekerja untuk bertahun-tahun. Jelas ini keinginan saya.”

Jadi daripada berpikir tentang Inter, dia sangat terfokus pada memberikan Blues piala lagi di musim perdananya.
Selain itu, dia sedang meyakinkan para petinggi Chelsea untuk mempertahankan Diego Costa, bagaimanapun caranya, dan menganggap striker ini sebagai pemain yang “tak tergantikan” di klub, sesudah Costa dikabarkan akan pindah ke Liga Super Cina.

Tapi itu lain cerita.

28 Mei mendatang, Blues bertujuan untuk menambahkan koleksi piala mereka saat menargetkan gelar Piala FA, dari Arsenal, di Stadion Wembley.

Arsenal bersikukuh untuk meraih gelar sesudah gagal meraih slot di Liga Champions, tapi Conte dan para pemain ulungnya siap untuk tantangan itu.

Kemenangan di Piala FA akan menghiasi kemenangan Conte musim ini.

See Also