Share this story

BELUM SAMPAI SANA: Perancis adalah salah satu tim terbaik Eropa, tapi mampukah mereka menang di Rusia?

France-manager-Didier-Deschamps-centre

Di Kejuaraan Eropa 2016, tim tuan rumah, Perancis, termasuk salah satu tim maut, dan sepantasnya begitu.

Mereka bermain di depan fans kandang yang mendukung, memiliki banyak bintang pemain muda dan penampilan mereka di lapangan menunjukkan mereka tidak bisa diremehkan.

Namun akhirnya, mereka gagal menerobos pertahanan Portugal yang teratur dalam laga final sengit di Stade de France. Itu adalah pertandingan menegangkan, dengan emosi yang memuncak dan para petugas memberikan kartu sanksi pada 10 pemain. Cristiano Ronaldo dari Portugal keluar lapangan di menit ke-25 karena tercedera, tapi Seleccao, bukannya berleha-leha dan menangisi kesialan mereka, bekerja sama untuk menutupi kekosongan yang ditinggal oleh kaptennya, dan gol Eder di menit ke-109 mematahkan lebih dari 70.000 orang Perancis yang menyaksikannya secara langsung, dan jutaan yang menyaksikannya di TV.

Awal yang indah, tapi akhir yang begitu sedih.

Tapi untungnya bagi penggemar Les Bleus, generasi pemain yang bisa membawa kejayaan ke negara berbendera biru, putih, dan merah masih kompak. Mereka masih di usia prima dan bisa mengejar kejayaan begitu Perancis mendapatkan slot di Piala Dunia tahun depan di Rusia.

Namun, ini tidak semudah yang dikatakan, karena Perancis terancam untuk melewatkan kualifikasi outright ke babak grup kualifikasi Piala Dunia. Poin mereka imbang dengan Swedia di puncak grup, tapi Blue-Yellow mengalahkan Les Bleus 2-1 di Friends Arena di Solna pada laga kualifikasi terakhir mereka, dan memegang selisih gol yang lebih tinggi setelah enam laga.

Hanya tim teratas yang mendapatkan slot outright ke Piala Dunia tahun depan, sedangkan ranking dua harus bertarung dengan runner-up lainnya untuk slot di ajang empat-tahunan  di Rusia ini. Seluruh tim nasional tersisa empat pertandingan lagi, tapi nasib Perancis tidak berada di tangannya sendiri, karena Swedia lebih unggul dalam gol.

Didier harus bersyukur atas keberuntungannya setiap malam, karena dia memiliki senjata untuk memberikan tantangan berat ke seluruh dunia, dan satu-satunya hal yang perlu dia cari adalah campuran sempurna dari pemain untuk mereka ulang kesuksesan mereka, walau gagal di akhir, di Euro 2016.

Tentu saja, skuad berpusat pada penyerang, Antoine Griezmann, yang baru berusia 26 tahun, dan mencetak 16 gol dalam 43 cap untuk Les Bleus. Dimitri Payet akan berusia 31 tahun saat Piala Dunia dimulai, tapi salah satu pemain yang telah berkembang, dan baru berkembang beberapa tahun yang lalu. Kapten, Hugo Lloris berada di usia awal 30-an, tapi sebagai kiper, itu tidak jadi masalah, karena pemain legendaris, Gianluigi Buffon, berusia 39 tahun dan masih tampil memukau sebagai penjaga gawang Azzurri.

Tim Perancis juga memiliki gelandang menakjubkan, N’Golo Kante, tulang punggung dua tim juara Liga Premier terakhir. Dan pada barisan pertahanan, mereka memiliki veteran, Laurent Koscielny, Patrice Eva, dan Bacary Sagna.

Yang paling mengagumkan adalah, Deschamps memiliki roster penuh pemain muda yang hebat, yang diincar tim top di seluruh dunia.

Paling terkenal diantara mereka adalah pendatang baru musim lalu, Kylian Mbappe, penyerang berusia 18 tahun yang mencetak 26 gol dalam 44 laga di seluruh kompetisi untuk Monaco, termasuk 6 gol dalam 9 laga Liga Champions yang menegangkan. Karena permainannya yang brilian, klub top Inggris bersaing untuk mengeluarkan uang untuknya, Barcelona ingin dia untuk melengkapi barisan penyerang MessipSuarez-Neymarm dan Real Madrid mempertimbangkan untuk menjual Cristiano Ronaldo dan menjadikannya Galactico terhebat yang baru.

Mereka juga memiliki pemain sepakbola termahal, gelandang, Paul Pogba, yang musim panas lalu pindah ke Manchester United untuk £90 juta. Mereka juga memiliki pencetak gol hebat lainnya, Anthony Martial dan Kingsley Coman, dan mereka memiliki bek berpengalaman dan solid, Raphael Varane, Djibril Sidibe, Benjamin Mendy, dan Samuel Umtiti. Pogba, Martial, Coman, Varane, Sidibe, Mendy, dan Umtiti sama-sama dibawah 25 tahun, dan Griezmann baru 26 tahun, dan penyerang, Olivier Giroud, baru 30 tahun.

Deschamps punya senjatanya, dan dia bahkan memiliki waktu untuk bersiap-siap. Sekarang, tergantung padanya untuk membuat gabungannya, dan tergantung pada para pemain untuk lancar bekerja sama.

See Also