Share this story

Dortmund akhiri kesialan di DFB Pokal, Aubameyang pimpin tim menuju kemenangan atas Frankfurt

borussia-dortmunds-pierre-emerick-aubameyang (1)

Thomas Tuchel mungkin sudah melewati hari terakhirnya sebagai pelatih Borussia Dortmund, hari Sabtu lalu.

Tapi dia akan pergi dengan senyum kebanggaan di wajahnya.

Itu karena Dortmund akhirnya mengakhiri kesialan mereka di DFB Pokal, dengan menang 2-1 atas Eintracht Frankfurt di babak final.

Dortmund telah terhalang oleh tiga kekalahan berturut-turut dalam turnamen, tapi gol penalti hebat Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-67, di Olympiastadion Berlin, memberikan kemenangan bagi tim Tuchel.

Tuchel dikabarkan telah dipecat oleh dewan Dortmund, setelah gagal, tapi kemenangan ini bisa mengubah nasibnya di masa mendatang.

Dan ups, jangan lupa, Aubameyang juga dikabarkan akan keluar dari Dortmund, sesudah musim ini.

Gelandang, Ousmane Dembele mencetak gol di menit ke-8, saat tampaknya Dortmund akan menang.

Namun, gelandang, Ante Rebic, mencetak gol untuk Frankfurt dan menyamakan skor 1-1 di menit ke-29.

Gol kemenangan Aubameyang terjadi sesudah kiper, Lukas Hradecky melakukan pelanggaran terhadap pemain cadangan, Christian Pulistic, yang turun ke lapangan untuk menggantikan Marco Reus yang tercedera.

Striker asal Gabon ini melesatkan gol cantik dari titik penalti, saat Dortmund mematahkan hati Frankfurt.

Itu gol ke-12 Aubameyang dalam turnamen, dan gol ke-40-nya musim ini di semua kompetisi.

Aubameyang berkesempatan mencetak double di menit-menit terakhir, tapi tendangan yang meleset itu tidak disesali, karena pada saat itu Dortmund sudah mantap untuk memenangkan gelar DFB Pokal keempatnya, dan yang pertama dalam lima tahun.

Walau kontraknya masih berlaku sampai tahun 2020, Aubameyang menyiratkan akan pergi, saat dia mengatakan dirinya perlu berbicara dengan petinggi Dortmund mengenai masa depannya.

Penawaran dari klub lain menggiurkan dan terlalu menggoda untuk ditolak.

Kabarnya jagoan Ligue 1, Paris Saint Germain, sedang merayunya untuk bergabung, sama halnya jawara Seri A, AC Milan, dan klub Cina, Tianjin Quanjian.

Tuchel mengaku dirinya lelah menyaksikan timnya untuk akhirnya keluar sebagai juara.

Dortmund finish ranking tiga di Bundesliga musim ini dan mereka juga terkena serangan bom atas bus tim mereka 1 April lalu, sebelum pertandingan Liga Champions melawan Monaco.

Tapi Tuchel berkata itu sudah masa lalu. “Kami bekerja keras dan sekarang semuanya sempurna,” ujarnya.

Seperti yang dia katakan sebelumnya, mereka hanya bisa mencapai tujuan mereka kalau ada kepercayaan mutual antara dirinya dan para pemainnya.

Dan mereka melakukannya saat menangani tantangan Frankfurt.

Entah Tuchel dan Aubameyang akan tetap di klub, mereka akan selalu bangga untuk membawa piala DFB Pokal ke Dortmund.

See Also