Share this story

Holloway hentikan Aldo, raih sabuk kelas bulu UFC

max-holloway-defeated-jose-aldo-ufc

Sudah resmi. Tak diragukan lagi Max Holloway adalah juara kelas bulu UFC.

Petarung berusia 25 tahun asal Hawaii ini mengalahkan Jose Aldo lewat TKO, dalam pertarungan unifikasi gelar mereka pada UFC 212 di Jeunesse Arena di Rio de Janeiro, Brazil.

Holloway unggul di awal pada ronde ketiga, dan menjatuhkan Aldo dengan uppercut kiri, lalu hampir membuat petarung berusia 30 tahun itu menyerah dengan cekikan dari belakang, tapi banyak pukulan ke sisi kepalanya yang memaksa petugas untuk menghentikan pertandingan di menit 4:13 ronde.

“Era ‘Blessed’ akan berlaku penuh sesaat lagi, kalian akan melihatnya,” kata Holloway, sebagai acuan dari julukan naik daunnya yang cepat. “Sudah kubilang. Aku sudah meneriakkannya sekencang-kencangnya. Dan sekarang kalian mulai mendengar.”

“Dia punya semua yang saya mau, dia lama berjaya,” kata Holloway tentang Aldo. Ini pertama kalinya Aldo kalah dari kelas bulu sungguhan, yang mengakhiri kejayaan 11 tahunnya. Dia kalah dari Conor McGregor di tahun 2015, tapi McGregor tidak pernah dianggap kelas bulu, lalu naik peringkat, dan menyerahkan sabuknya.

Holloway juga kalah dari McGregor tahun 2013, tapi dia memenangkan 11 pertandingan terakhir setelah itu, termasuk delapan dari penyerahan dan TKO. “Sekarang waktunya untuk era ‘Blessed’,” cetus Holloway.

Aldo sebenarnya memulai pertandingan dengan hantaman cepat, dan membuat petarung lebih muda itu memasang pertahanan, tapi Holloway bisa mengalahkan petarung berusia 30 tahun itu dengan meninju balik, dan menjatuhkannya sebelum mengepitnya dalam cekikan dari belakang.

Petarung dengan rekor tujuh pertahanan gelar di kelas bulu lalu bergeliat untuk keluar dari himpitan tapi terjatuh ke belakang, yang memampukan Holloway untuk terus memukul kepalanya, dan memaksa wasit untuk menghampiri dan menghentikan pertarungan.

Holloway memenangkan gelar interimnya sesudah TKO Anthony Pettis, sementara Aldo memenangkan sabuk interimnya setelah kemenangang atas Frankie Edgar berdasarkan keputusan mutlak.

See Also