Raptors

“Knicks Menuntut Tuntutan Hukum Lebih dari $10 Juta Terhadap Raptors”.


November 23, 2023 1:48 pm

Perselisihan hukum antara New York Knicks dan Toronto Raptors meningkat minggu ini ketika Knicks mengajukan tuntutan ganti rugi melebihi US$10 juta dalam gugatan mereka terhadap Raptors. Pertarungan hukum berpusat pada tuduhan pencurian kekayaan intelektual yang melibatkan mantan karyawan Knicks yang bergabung dengan staf kepelatihan Raptors.

Dalam pengajuan pengadilan yang terbuka pada hari Senin, Knicks menantang permohonan Raptors agar kasus ini diselesaikan secara internal di dalam NBA. Mereka menentang pernyataan Raptors bahwa Komisaris NBA Adam Silver harus mengawasi kasus ini, menyoroti konflik kepentingan yang dirasakan karena hubungan Silver dengan Larry Tanenbaum, pemilik minoritas Raptors dan ketua dewan NBA. Ikuti tim bola basket favorit Anda dengan peluang taruhan menarik dari Nextbet, salah satu situs perjudian bola basket yang terbaik.

Perselisihan terjadi ketika Darko Rajakovic, pelatih kepala baru Raptors, mempekerjakan Ikechukwu (Ike) Azotam, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur video, analisis, dan pengembangan pemain Knicks. Knicks menuduh bahwa Azotam, saat bertransisi ke Raptors, secara diam-diam mengirimkan dokumen sensitif Knicks untuk membantu pelatihan dan operasi video Raptors.

Dokumen-dokumen ini dilaporkan mencakup laporan pencarian bakat, data frekuensi permainan, penelitian oposisi, dan akses ke layanan video yang berisi analisis para pemain Raptors, sebuah anggapan yang dibantah keras oleh Raptors sebagai “salah dan berlebihan”. Mereka menyebut gugatan tersebut sebagai “tidak berdasar” dan “aksi hubungan masyarakat”.

Meskipun Knicks tetap melakukan upaya mereka melalui jalur hukum, mereka menolak pendirian Raptors mengenai arbitrase NBA, dengan mengklaim bahwa masalah tersebut tidak termasuk dalam lingkup konstitusi NBA. Tim menekankan bahwa Silver sebelumnya telah tunduk pada yurisdiksi pengadilan, menolak seruan Raptors untuk intervensi NBA.

Selain itu, Knicks mempertanyakan legitimasi kepemimpinan Tanenbaum, menuduh pemilihan umum yang dilakukan oleh NBA, menyatakan bahwa Silver, yang diduga bersekutu dengan Tanenbaum, mungkin menghadapi konflik kepentingan jika memimpin kasus tersebut.

Di tengah perselisihan hukum, MLSE, perusahaan induk Raptors, memilih untuk tidak mengomentari perselisihan hukum yang sedang berlangsung. Bentrokan antara dua rival di Wilayah Timur ini telah mengungkap sekilas kompleksitas dan kontroversi seputar tata kelola di NBA. Dapatkan update terkini dari dunia basket hanya di Nextbet Sports.