Share this story

Rashford jadi penyelamat saat Red Devils berkesulitan lolos ke semifinal Liga Europa

Marcus Rashford

Anggap saja berjuang. Bisa juga dibilang itu tidak cukup atau susah diraih.

Bagaimanapun, semua itu tepat untuk menggambarkan penampilan Manchester United melawan Anderlecht pada hari Kamis, di laga perempat final Liga Europa di Old Trafford.

Hanya satu gol Marcus Rashford, gol dramatis di tambahan waktu, yang menyelamatkan Red Devils dari aib, saat Red Devils akhirnya menang 2-1 yang mengamankan kemenangan agregat 3-2 atas tim Belgia ini. Leg pertama berakhir seri 1-1 sesudah MU kebobolan satu gol di akhir laga di Stade Constant Vanden Stock di Brussels.

Pada akhirnya, MU lolos ke semifinal, tapi hanya sesudah bersusah payah di gelanggang kandang.

Pemain sama yang menjadi penyelamat pada kemenangan 2-0 mereka atas Chelsea pada Liga Premier selama akhir pekan, Rashford yang berusia 19 tahun menerjangkan gol cantik di menit ke-107.

Rashford menerima assist Marcos Fellaini, mengusahakan sedikit ruang untuknya dan melesatkan strike kaki kiri, yang tidak tergapai kiper Anderlecht, Ruben, saat fans kandang yang tadinya gugup akhirnya merayakan dengan gembira.

Dua usaha Acheampong dan Kara mengancam MU, tapi sundulan mereka tidak masuk gawang.

Henrikh Mkhitaryan, yang mencetak gol MU di leg pertama, mencetak gol kelimanya dalam kompetisi, saat tim tuan rumah unggul setelah 10 menit, tapi tim tandang menyamakan skor berkat kapten, Sofiane Hanni, di menit ke-32.

Meski MU berpeluang untuk mencetak gol di babak kedua, berkat Jesse Lingard, Paul Pogba, dan Zlatan Ibrahimovic, Anderlecht cukup beruntung untuk memaksakan tambahan waktu.

Ibrahimovic dan Marcos Rojo sama-sama keluar lapangan karena cedera, yang menjadi pukulan bagi MU, tapi penampilan Rashford agaknya meringankan beban, saat Red Devils menyimpan harapan untuk meraih piala benua dan slot di Liga Champions musim depan.

Di menit ke-92 pertandingan, Ibrahimovic terjatuh sesudah mentekel bola melambung pada Kara, sedangkan Rojo keluar lapangan di babak pertama sesudah terkena cedera lutut.

Rashford sendiri mengaku MU menang dengan susah payah tapi kesabaran mereka dalam menciptakan peluang memampukan mereka mengalahkan tim Belgia yang nekad.

“Kita hanya bisa mencoba menciptakan peluang dan itulah yang kami lakukan,” ujar Rashford.

Yang benar saja. Menang tetap menang, bagaimanapun caranya dan pelatih MU, Jose Mourinho, pastinya setuju dengan itu.

Tapi, Red Devils akan menghadapi tantangan berat di Babak Empat Besar apabila Ibrahimovic dan Rojo harus diistirahatkan karena cedera terbaru mereka.

Bagaimanapun jadinya, ada pemain kunci MU lainnya, yang siap sedia untuk tampil memukau kapan saja, dimana saja.

Salah satunya ya Rashford.