Share this story

Sesudah menjuarai Coppa Italia ke-3 berturut-turut, tinggal 2 lagi bagi Juve yang agresif untuk melengkapi treble bersejarah Italia

juventus-manager-massimiliano-allegri

Juventus sedang mengincar treble bersejarah.

Target itu berkurang jadi double sesudah Juve merebut gelar Coppa Italia hari Kamis lalu, dengan mengalahkan Lazio.

Klub Turin ini mengalahkan Lazio 2-0 di Stadio Olimpico hari Kamis lalu, dan meraih bagian pertama dari target besar mereka yang akan menjadikan mereka raja sepakbola Italia yang terkenang bertahun-tahun lamanya.

Hanya gol dari Dani Alves (menit ke-12), gol keenamnya dalam kampanye ini, dan Leonardo Bonucci (menit ke-24) yang dibutuhkan Juve untuk membuat Lazio kesal.

Alves mencetak gol dengan volley sesudah tendangan silang jarak jauh dari rekan sebangsa Brazil, Alex Sandro. Enam menit sebelumnya, Balde Keita nyaris mencetak gol untuk Lazio, tapi tendangannya kena tiang gawang.

Bonucci melesatkan tendangan sudut dari Paulo Dybala, strike ini terbukti sebagai pelengkap kemenangan Juve.

Kemenangan itu dalam turnamen setaraf Piala FA Inggris adalah kemenangan ketiga Juve berturut-turut, dan kemenangan keseluruhan ke-12, rekor Juve yang akan dikenang untuk waktu yang lama oleh fans.

Kiper, Neto, menggantikan Gianluigi Buffon dalam kompetisi piala ini, juga disorot setelah menghasilkan penyelamatan bagus yang menghadang Lazio, juara 2013 yang kalah dari Juve di final dua tahun lalu.

Seperti yang pernah disampaikan Bonucci sebelum melawan Lazio, Juventus bermain tanpa ampun untuk mencapai target pertama dari tiga target mereka.

Mereka memerlukan fokus dan sikap yang sama saat mereka mengincar sisa dua target mereka.

Setelah seri 1-1 dengan rival lokal, Torino, tanggal 6 Mei lalu, membuat klub Turn ini terpaksa menunggu untuk rekor gelar Serie A keenam beruntun, tim Massimiliano Allegri gagal untuk menang hari Minggu lalu dan kalah 3-1 dari Roma.

“Kami telah memenangkan gelar pertama, sekarang kami mau meraih yang kedua, hari Minggu melawan Crotone, yang sudah mendapatkan 17 poin dari 7 laga terakhir,” ujar Allegri yang penuh semangat. “Pertandingan ini akan jadi susah. Kami harus bermain agresif seperti malam ini.”

Peluang lain untuk meraih gelar Serie A di kandang hari Minggu mendatang, melawan Crotone yang terancam untuk terdegradasi.
Lalu Liga Champions akan menjadi target selanjutnya.
Tapi ada lawan yang menantang – juara sementara, Real Madrid, dan pencetak gol produktif mereka. Cristiano Ronaldo.
Final akan berlangsung tanggal 3 Juni nanti di Stadion Millennium Cardiff, dan Bonucci, yang tak sabar menanti laga yang mendebarkan, meminta rekan timnya untuk bermain dengan intensitas tinggi dan melakukan semua yang mereka bisa untuk membawa pulang semua tiga gelar ke Turin.
Kalau dewa sepakbola berpihak pada mereka, Bianconeri berpeluang untuk meraih prestasi yang baru sekali tercapai dalam sejarah sepakbola Italia – oleh tim Inter 2010 Jose Mourinho.

Optimisme dan adrenalin memuncak bagi Juventus belakangan ini.

Tapi kalau mereka ingin cita-citanya tercapai, mereka harus selalu bermain secara optimal, dengan mengerahkan segalanya.

Lagipula, yang terpenting untuk Juve musim ini adalah untuk melengkapi kehebatan mereka dengan meraih treble bersejarah!