Charles Leclerc

Kesalahan Strategi Grand Prix Ferrari di Meksiko: Masalah Ban Keras Leclerc


October 31, 2023 12:02 pm

Petualangan Ferrari di Grand Prix Meksiko mengalami perubahan yang tidak terduga setelah restart yang penting, dengan kepala tim Fred Vasseur mengungkapkan bahwa Charles Leclerc tidak dapat menaikkan suhu ban keras, yang menyebabkan hasil yang mengecewakan bagi Scuderia.

Balapan Leclerc dimulai dengan catatan yang menantang, karena ia mengalami kerusakan pelat ujung sayap depan dalam perselisihan di tikungan pertama dengan Sergio Perez. Meskipun mengalami kemunduran, ia berhasil melakukan tugas pertama yang patut dipuji dengan menggunakan ban medium. Ikuti tim F1 favoritmu dengan peluang Taruhan F1 menarik dari Nextbet.

Namun, titik balik kritis terjadi ketika ia menggunakan ban keras hanya beberapa lap sebelum kecelakaan Kevin Magnussen memicu bendera merah. Ferrari memanfaatkan waktu istirahat untuk menggantikan sayap depan Leclerc yang rusak, namun di sinilah strateginya berubah menjadi membingungkan. Daripada beralih ke ban medium seperti beberapa rivalnya, tim memutuskan untuk tetap menggunakan kompon keras.

Konsekuensinya adalah Leclerc kesulitan untuk memaksimalkan penggunaan ban keras. Di paruh kedua balapan yang dimulai kembali, ia dengan cepat menyerahkan posisi kedua kepada Lewis Hamilton, yang memilih medium, dan terus mundur.

Pada akhirnya, Charles Leclerc dan rekan setimnya Carlos Sainz mengamankan posisi ketiga dan keempat, meski start dari barisan depan.

Christian Horner dari Red Bull mengungkapkan keterkejutannya atas keputusan Ferrari, percaya bahwa Leclerc mungkin akan memilih medium selama jeda bendera merah, berpotensi memberinya kesempatan untuk menyalip pole-sitter Max Verstappen, yang juga tetap berusaha keras untuk memulai kembali.

Bos Ferrari, Vasseur, mengakui bahwa bagian awal balapan tampak menjanjikan bagi Leclerc, meski dengan sayap depan yang dikompromikan. Namun, ban keras memberikan tantangan yang cukup besar.

Vasseur menjelaskan bahwa beralih ke medium bukanlah pilihan yang layak karena sisa balapan yang panjang, yang membutuhkan sekitar 35 lap. Tim tidak mengantisipasi skenario ini. Ia mencontohkan, manajemen mesin dan rem berperan dalam pemilihan ban. Ia juga menyebutkan bahwa perangkat media yang mereka miliki sudah terpakai (scrubbed).

Meski berakhir mengecewakan, Vasseur menahan diri untuk tidak menyebut balapan itu membuat frustrasi. Dia mengakui kemajuan yang dicapai Ferrari dalam balapan terakhir, meraih empat posisi terdepan dari enam balapan terakhir. Fokusnya sekarang adalah meningkatkan konsistensi balapan dan menghindari kesenjangan performa di berbagai tugas.

Grand Prix Meksiko tentu saja memberikan banyak kejutan dan tantangan, meninggalkan pelajaran berharga bagi Ferrari untuk diterapkan dalam upaya mereka di masa depan di sirkuit Formula 1. Dapatkan update terkini dari dunia F1 hanya di Nextbet Sports.